Mengulik Julukan Baru Ponsel Pintar Google

September 29, 2016

by — Posted in Berita, Rumor

Dua ponsel pintar baru Google akan diumumkan pada 4 Oktober bulan depan… tapi bukan Nexus.

Bukan rahasia lagi jika dalam waktu dekat ini Google akan melangsungkan hajatan untuk mempertontonkan beberapa produk terbarunya, salah satu (atau dua)-nya adalah ponsel pintar mereka yang dinamakan “Google Pixel”. Pixel? Bukankah ponsel Google selalu dinamakan “Nexus”? Ya benar, namun kali ini keputusan Google untuk merubah nama Nexus menjadi Pixel nampaknya bukan tanpa alasan.

g-pixel-xl
Google Pixel XL © VentureBeat

Pixel bukanlah nama yang asing bagi seseorang yang telah mengikuti rekam jejak Google pada produk-produk terdahulu, tercatat ada beberapa seperti Chromebook Pixel dan Pixel C yang merupakan produk berjenis notebook dan tablet. Lalu kenapa kini ponselnya juga akan dinamakan Pixel? Jadi, salah satu alasannya adalah Google ingin lebih intim terhadap pengembangan ponsel besutannya. Jika pada Nexus dulu Google bekerja sama dengan beberapa manufaktur seperti LG, Samsung, ASUS, sampai Huawei, yang mana pada waktu penggarapannya mereka diberi jatah untuk mengerjakan rancangan purwarupa, desain perangkat keras, hingga melakukan produksi. Nah nantinya hampir seluruh bagian tersebut akan dikerjakan oleh Google, jadi jangan heran apabila kelak kita tidak akan menemukan cetakan merk manufaktur tertentu pada Google Pixel ini, walaupun menurut rumor yang beredar HTC masih akan membantu melakukan produksi. Contoh nyata adalah saat peluncuran Google Pixel C, dimana tak ada embel apapun yang tertera selain Google baik dari kemasan maupun pada perangkatnya.

made-by-google
Made by Google bukan sembarang kalimat.

Alasan lain bergantinya skema penamaan ini yakni adanya rumor bahwa ini adalah salah satu masterplan Google untuk melakukan unifikasi terhadap produk perangkat keras mereka, terlebih setelah naiknya Rick Osterloh, mantan bos Motorola yang kini menjadi salah satu Kepala bagian Hardware di perusahaan mesin pencari tersebut, rencana ini cukup realistis dan dapat terwujud bila Google memiliki kontrol lebih terhadap perangkat keras besutannya. Memang, pembahasan kali ini bisa dibilang cukup spekulatif karena Google pun belum mau buka mulut tentang rencana ini. Yang jelas, kejutan Google awal bulan mendatang sangat patut ditunggu.

Sumber: Android Police