Review GBoard: Papan Ketik Cerdik nan Tangkas

March 11, 2017

by — Posted in Review

Evolusi papan ketik virtual yang membosankan hingga menjadi salah satu yang paling refined.

Bagi pengguna ponsel pintar, papan ketik virtual tentu bukan merupakan hal yang bisa disepelekan. Bukan lagi “yang penting bisa buat ngetik”, tapi kini lebih kepada soal bagaimana ia juga menyajikan fitur-fitur yang semakin mempermudah aktivitas penggunanya. Bagimana tidak, aplikasi ini hampir selalu memiliki andil terhadap kegiatan saat anda mengoperasikan ponsel. Chatting, tweeting, mengedit dokumen, mencari solusi di mesin pencari, dan masih banyak lagi. Tak heran jika para pengembang aplikasi tergiur untuk membesut keyboard yang punya segudang fitur hingga terampil dalam hal menyodorkan segi personalisasi tiap pengguna, Swiftkey contohnya.

Gboard.

Entah bagaimana awalnya, Google akhirnya turut unjuk gigi dengan memperbaharui aplikasi papan ketik mereka sendiri, Gboard. Gboard sejatinya bukan barang baru yang diproduksi Google, sebelumnya ia bernama Google Keyboard. Namun sayang Google Keyboard versi sebelumnya tak mendapat banyak perhatian, mungkin karena papan ketik virtual asal California ini cenderung memiliki fitur yang apa adanya dan tampilannya terlewat sederhana. Hingga pada akhirnya ia berganti nama menjadi GBoard dan segalanya serasa berubah.

Fitur

Gboard punya seabrek fitur baru yang tak dimiliki Google Keyboard. Ia kini terkesan jauh lebih asyik kala punya nama baru. Berbekal kedigdayaan empunya, Google, perlahan fitur-fitur khas perusahaan mesin pencari mulai tersemat di Gboard. Pertama dari hadirnya Google Search, aplikasi ini sanggup menampilkan hasil kulikan anda di internet dan langsung bisa dibagikan ke lawan obrolan. Misalnya anda ingin menunjukkan berita terkini ke rekan kantor anda, dengan hanya menyentuh ikon Google sesaat setelah papan ketik muncul, dan voila! kendali ada di tangan anda. Tak cuma berita terkini, pencarian lain juga bisa dilakukan dengan mudah, cuaca hari ini, lokasi rumah makan Padang, solusi kenapa komputer teman anda terasa lelet, dan banyak lagi. Kedua, ia kini dibekali fitur terjemahan, terdengar sederhana, tapi bisa jadi sangat berguna. Ketika anda sedang mengobrol dengan rekan berbeda negara, misalnya. Ditambah lagi, anda kini juga punya pilihan menggunakan beberapa bahasa yang nantinya bisa menampilkan sugesti dari berbagai bahasa sekaligus ketika mengetik.

Pengalaman Pengguna

Menggunakan Gboard rasanya memang mirip seperti papan ketik virtual kebanyakan. Yang membuatnya unik justru adanya detil-detil kecil yang bisa memberikan kemudahan. Fitur swipe misalnya, selain untuk melakukan pengetikan cepat dengan memanfaatkan usapan jari antar huruf untuk membentuk serangkai kata yang mereka sebut Glide typing, Gboard juga memudahkan anda ketika ingin melakukan penjelajahan kata. Jadi, contohnya saat anda sedang di sela-sela sesi mengetik sebuah kalimat dan mendapati bahwa ada satu kata yang typo, anda bisa mengusap tombol spasi dari kiri ke kanan atau sebaliknya tergantung posisi kata yang salah hingga cursor mengarah ke kata yang salah tersebut. Menghapus satu atau lebih kata juga dapat dilakukan dengan mengusap dan menarik tombol backspace sesuai panjang kata yang ingin dihapus. 

Glide typing & menghapus menggunakan backspace.

Personalisasi

Jaman sekarang, orang pasti punya preferensinya masing-masing hampir untuk hal apapun. Sebut saja sewaktu kita memilih ponsel, apa yang dibenak masing-masing orang pasti berbeda. Begitu pula dengan apa yang dilakukan oleh Google di Gboard. Di Gboard, anda memiliki banyak pilihan untuk mengkustomisasi penampilannya. Entah itu dengan tema, anda suka warna gelap, terang, atau berlatar gambar tertentu sekalipun? Bisa. Mengatur tinggi besarnya tuts juga bukan kendala. Pun mengatur penempatan posisi keyboard untuk berada di kanan/kiri untuk lebih memudahkan pengetikan dengan satu tangan atau biasa disebut one-hand mode juga bisa dilakukan.

Kesimpulan

Gboard menghasilkan impresi awal yang positif dari penulis yang awalnya skeptis. Yang awalnya berpikiran bahwa sebuah aplikasi papan ketik virtual ya begitu-begitu saja. Namun apa yang Gboard sajikan setelah saya gunakan dalam kurun waktu yang cukup lama membuat saya terkesan, pengalaman yang menyenangkan dari sebuah papan ketik virtual ternyata bisa dicapai. Bagi anda yang mungkin selama ini selalu mengandalkan aplikasi papan ketik virtual dari pihak ketiga karena keasyikannya, cobalah Gboard, siapa tahu akan jadi pilihan utama kedepannya.

DISCLAIMER: Ulasan ini ditulis sesuai pengalaman penggunaan penulis tanpa terafiliasi oleh pihak manapun.